Depan » Kliping Media » Interview D'Gank Di Whatzups.com
Interview D'Gank Di Whatzups.com

Artikel Sebelumnya
D’Gank, sebuah band Pop & Roll yang di huni oleh beberapa muka lama dalam dunia musik tanah air seperti Ully ex DeBrur, Irang ex BIP, dan Doni ex Seventeen. Memberikan alasan mengapa pada akhirnya mereka melebur menjadi sebuah band, memberikan pujian kepada sang maestro seni asal Betawi Almarhum H. Benyamin Sueb, dan pendapat mereka terhadap band-band Rock&Roll muda saat ini. Enjoy, obrolan santai whatzups dengan band Old Schoolers ini.
Ada alasan khusus mengapa memberi nama band ini dengan nama D’Gank?
Ully : Ok, sebenarnya (awalannya) band ini tuh proyek solo gue namanya
Ully & The Gank. Cuma pas ditengah jalan, rasanya kok chemistrynya
asik neh, kita lebih enak jadi band yah. Terus dari pada kita nyari
nama lain untuk band ini, ya udah kita putusin aja namanya jadi D’Gank.
Terus proses pembuatan album ini memakan waktu berapa lama?
Doni : Trackingnya itu sekitar 2 minggu. Tapi kalau di hitung dari
keseluruhan produksi sekitar 4 bulan. Dari awal hingga akhir.
Lalu bagaimana dengan proses pembuatan materi lagu-lagu yang ada di dalam album ini. Maksudnya konsep dasar pembuatan lagu-lagu tersebut siapa yang paling berperan?
Doni : Konsep dasar pembuatan materi lagu dalam album ini, itu ya saya, Ully
dan Irang. Tapi kalau untuk penggarapan, arransemen, dan lain-lainnya
untuk semua lagu yang kita mengerjakan bareng-bareng semuanya.
Terus kalau masalah lirik siapa yang bertanggung jawab untuk album ini?
Doni : Yah bareng-bareng juga.
Lalu lirik-lirik dalam album ini sendiri banyak menceritakan (membicarakan) tentang apa?
Ully : Kita menulis lirik dalam album ini itu berdasarkan dengan apa yang kita
alami sehari-hari. Cuma mungkin kita mengangkatnya bukan dari sisi yang
berat, kita lebih arahnya seperti obrolan nongkrong lah.
Doni : Kita menulis lirik itu sejujur mungkin. Apa yang kita rasaian yah itu yang
kita tulis.
Apa kalian tidak takut menulis lagu cinta. Secara sekarang kan band-band “Melayuers” banyak banget menulis lagu tentang tema cinta-cinta’an.
Doni : Hmm, jujur aja kita gak takut, dan memang kita gak kepikiran kok
Kenapa albumnya diberi judul Keliling Dunia?
Doni : Ya, judul tersebut menggambarkan salah satu obsesi kita. Kita ingin
keliling dunia dengan cara memainkan musik. Karena itu adalah salah
satu mimpi kami juga.
Ada alasan khusus mengapa menamakan aliran musik kalian dengan sebutan pop & roll. Sementara menurut saya sound dari album ini sangat rock&roll.
Ully : Ok sebenarnya alasan mengapa kita menyebutnya pop&roll karena
(memang) musik kita itu basicnya memang rock&roll. Tapi kita juga
memasukan beberapa unsur musik lainnya seperti reggae, dan
sebagainya. Nah dengan pencampuran dari musik-musik lain tersebut di
mix dengan rock&roll itu’lah yang kita sebut dengan istilah pop&roll.
Atas dasar apa akhirnya memilih lagu Rival Cinta serta Good Morning menjadi single 1 dan ke 2 ?
Doni : Sebelum proses mastering, kita sempat melangsungkan sesi hearing
dengan MD (Music Director). Ternyata dari beberapa lagu yang kita pilih
dan perdengarkan kepada para MD tersebut. Ternyata, 2 lagu itu yang
cocok dijadikan sebagai single 1 dan ke 2 dalam album ini. Jadi yah,
berdasarkan hasil sesi hearing tersebut kita memutuskan untuk melepas
single 1 dan ke 2 dengan lagu berjudul Rival Cinta dan Good Morning.
Selain itu juga, alasan mengapa kita memilih single 1 Rival Cinta, karena
kita dan teman-teman yang lain banyak yang mengalami hal seperti itu.
Kehidupan sehari-hari banget’kan. Cerita tentang atau inti dari ke 2 lagu
tersebut kan memang banyak terjadi.
Siapa inspirasi terbesar dalam pembuatan album ini?
Doni & Ully : Almarhum H. Benyamin
Doni : Bukan secara musikalitasnya saja yah, tapi spiritnya pun serta
pengungkapan semua hal kita suka (terinspirasi) dengan almarhum.
Ully : Almarhun kan Rock&Roll banget, dan juga dia bisa mengaplikasi segala
sesuatunya sangat Indonesia, tidak kebarat-baratan. Dan cara
pengungkapan lirik dia itu sangat straight dan terus terang.
Terus D’Gank bisa dibilang sebagai band (proyek) bales dendam tidak?
Doni : Sebenarnya bukan bales dendam sih, ini bisa dibilang sebagai proses
yang harus kita jalani. Dan memang kita harus berkarya lagi dan ngeband
lagi, ya udah kita jalanin aja. Kita justru ingin menunjukkan kalau kita
masih dapat terus berkarya.
Irang : Pada intinya sih, kita buat lagu dan ternyata lagu tersebut tidak cock
untuk orang lain. Cocoknya hanya untuk kita.
Ada beberapa orang yang mendeskripsikan musik kalian itu rangenya (masih) seperti Slank dan BIP, menurut kalian bagaimana dengan pendapat tersebut?
Ully : Ya bebas aja, itu kan pendapat orang. Gue jujur memang gede
(background) gw itu di rock&roll. Kita gak pernah kepikiran waktu bikin
lagu penge kaya Slank atau BIP. Intinya kita bikin lagu yang sejujur-
jujurnya.
Irang : Persepsi orang itukan timbul karena colour (warna) dari sesuatu yang
menjadi identitas band sebelumnya. Mungkin kalau gue main drum dan
Ully yang nyanyi persepsi orang bakalan beda. Dan menurut gue, di
D’Gank justru kita berhasil membentuk warna baru. Karena dari setiap
personil memberi warnanya masing-masing.
Pendapat D’Gank terhadap kemunculan band-band Rock&Roll ‘muda’ saat ini seperti apa?
Ully : Wah, keren-keren banget. Menurut gue band-band kaya The Brandals, The
SIGIT, Speaker First, dan The Changcuters. Itu dah pada bagus banget.
Ekspektasi untuk album ini?
Doni : Standard sih, semoga dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat.
Dan kita juga kepingin mudah-mudahan band ini bisa menajdi rumah kita
yang terakhir.
Apakah kalian sudah merasa cukup dengan album ini? Atau mungkin kalian sudah ada rencana untuk album-album berikutnya?
Ully : Waduh, kayanya gak ada puasnya. Sebenernya album ini juga belum
‘menampung ejakulasinya’ kita.
Doni : Ada kok ide-ide seperti itu, cuman kita simpan dulu aja untuk album yang
ke 2.
Irang : Kita tidak akan merasa puas, karena kita akan tersu ber’eksplorasi
dengan hal-hal baru.
Ully : Selama teman masih suka pada curhat ke kita, semuanya ok.
Ok sip deh kalau gitu D’Gank. Terima kasih buat waktunya.
D’Gank : Sama-sama, tyerima kasih juga.
Teks : RullyBoy
Photos : Dok D’Gank

Ditulis oleh : admin, Kamis, 23 Juli 2009