Depan » Kliping Media » Para "Eks" Bentuk D`Gank
Para "Eks" Bentuk D`Gank
Artikel Sebelumnya
Ully Dalimunthe (mantan drumer DeBrur), Donny (eks vokalis Seventeen), dan Irang Arkad (eks vokalis BIP), membentuk D`Gank dan merilis sebuah album musik baru, Keliling Dunia.
Menurut Ully, terbentuknya grup musik ini bukan dilatarbelakangi dengan embel-embel para "barisan sakit hati" terhadap grup musik mereka sebelumnya. Menurutnya, ketiganya merasa cocok dalam bermusik, dan berniat memberi warna pada industri musik Tanah Air.
Oleh karenanya, Ully, yang pada awalnya ingin tampil solo, memilih merekrut Donny dan Irang. Namun, seiring perjalanan awal singkat D`Gank, Ully kembali merekrut personil tambahan, Iwan Sukma --gitar, eks personil additional peterpan-- dan Mamoko --keyboard pengiring Dwiki Dharmawan--. "Ini terjadi setelah pada awalnya kita seperti band objekan," tutur Ully.
Setelah kelimanya merasa mendapatkan kecocokan dalam bermusik, akhirnya nama D`Gank dipilih lalu diresmikan pada Februari 2009. Tak lama kemudian, Keliling Dunia pun dirilis. "Judul itu kita pilih dengan harapan, nanti kita bisa keliling dunia membawa misi perdamaian lewat musik," Ully, berharap.
Terkait para personil D`Gank yang notabene adalah bekas personil sejumlah band terkenal Tanah Air, Ully beralasan, perekrutan dan penentuan bukan dilandasi karena balas dendam. Kelima pemuda di band ini, kata Ully, adalah para musisi yang masih ingin memperluas kemampuan mereka dalam dunia seni, khususnya musik.
"Kita hanya ingin ngelanjutin apa yang belum pernah dilakukan di band lama kita-kita ini," ujar Ully.
Hal senada juga dinyatakan Donny, yang menurutnya tak pernah terjadi permusuhan, baik secara pribadi maupun secara profesional, terhadap sejumlah grup musik yang pernah disinggahi para personil D`Gank. Namun, kata Donny, kelima personil D`Gank tak ingin mengulangi "kesalahan lama" yang pernah terjadi pada perjalanan musik mereka sebelumnya. "Kita hanya ingin berkarya," tuturnya.
"Kami akan berkarya dan tunjukkan apa yang kita punya," tambah Donny.
Setidaknya, menurut Iwan, melalui D`Gank, kebebasan berkarya lebih dijamin. "Saya senang, di D`Gank karena diberikan kebebasan," ujarnya.
"Ini kegelisahan yang sudah beberapa tahun tertahan. Hasrat berkesenian itu, di sini tertumpah," Ully, menimpali. [EL]
Ditulis oleh : admin, Kamis, 23 Juli 2009